VCO atau virgin coconut oil sangat populer belakangan ini baik di Indonesia bahkan juga sampai ke malaysia, amerika, eropa dan jepang. Sebuah studi dilakukan di Malaysia melihat efek dari mengkonsumsi virgin coconut oil/ minyak kelapa murni yang tinggi kadar antioksidan pada kesehatan psikologis pasien.

Penelitian itu dipublikasikan dalam Jurnal Terapi Kedokteran dan diyakini sebagai studi pertama yang mengevaluasi anti-stres dan efek antioksidan dari VCO / minyak kelapa murni pada tikus yang stres. Judul penelitian aslinya adalah : “Antistress and antioxidant effects of virgin coconut oil in vivo.”

Para peneliti melakukan beberapa tes stres pada kelompok tikus. Kelompok kontrol termasuk tikus yang tidak diobati dan tikus tidak mengalami stres, dan minyak kelapa murni dibandingkan dengan obat depresi yang biasa diresepkan dokter yaitu Diazepam.

Hasilnya cukup mengejutkan dan menunjukkan bahwa menggunakan VCO yang berkualitas tinggi dapat menyaingi obat antidepresan tanpa efek samping yang berbahaya.

Menurut peneliti keberhasilan dalam pengobatan dikarenakan faktor asam lemak rantai menengah yang ditemukan dalam minyak kelapa, kaya lemak jenuh, dan antioksidan hadir dalam kelas yang lebih tinggi. Sehingga hal ini membuat peneliti mempertimbangkan makanan alami sebagai alternatif, mengingat cukup tinggi efek samping serius dari obat-obatan kimia.

coconut oilSalah satu tes yang menarik dilakukan dalam penelitian ini adalah pengukuran “waktu imobilitas” setelah tes berenang paksa. Para peneliti menemukan bahwa tikus yang tidak diobati memiliki waktu imobilitas lebih lama dari tikus yang diobati dengan virgin coconut oil. Peneliti menghubungkan hal ini dengan rantai kandungan asam lemak menengah yang tinggi dalam minyak kelapa, yang juga dikenal untuk menghasilkan thermogenesis dan meningkatkan energi secara cepat.

Salah satu point di mana virgin coconut oil (VCO) mengungguli Diazepam, adalah dalam hal oksidasi dan eliminasi radikal bebas. Ini adalah sesuatu yang dapat diukur dengan metode peroksidasi lipid (MDA) dan kadar enzim SOD antioksidan. Stress meningkatkan oksidasi dan penciptaan radikal bebas, yang dapat menyebabkan kerusakan sel saraf dan kematian. Antioksidan dapat membalikkan tren ini dan membantu mencegah kerusakan saraf lebih lanjut.

Dari penelitian tersebut para peneliti menemukan:

VCO dapat mengurangi peroksidasi lipid dan meningkatkan aktivitas SOD dalam tikus yang menjalani tes berenang paksa. Virgin Coconut Oil kaya akan polifenol dan antioksidan yang dapat berkontribusi pada peningkatan tingkat enzim antioksidan, yang kemudian mengurangi peroksidasi lipid dan peradangan pada tikus. Pemulihan tingkat antioksidan di otak dapat membantu mencegah kerusakan saraf lebih lanjut. Dalam kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan potensi Virgin Coconut Oil dalam mencegah stress yang disebabkan kerusakan kronis dan mengembalikan keseimbangan antioksidan. Kegiatan antistress menjanjikan ini dapat dikaitkan dengan polifenol dan asam lemak rantai menengah (MCFA) yang terkandung dalam VCO.

Kini saatnya paradigma baru dalam pengobatan kesehatan mental. Virgin coconut oil dapat menjadi alternatif non-obat yang tidak hanya aman, tetapi dapat lebih efektif dibandingkan obat farmasi.

Virgin Coconut Oil lebih efektif mengobati stress dibanding obat kimia

Masukkan email anda, dapatkan info,
Dan Promo Produk Gratis

Subscribe to our mailing list and get interesting stuff and updates to your email inbox.

Masukkan email anda, dapatkan info,
Dan Promo Produk Gratis

Subscribe to our mailing list and get interesting stuff and updates to your email inbox.